Logo - Hers ProtextLogo - Hers Protext
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Produk
  • Kalender Menstruasi
  • Jurnal MinSie
  • Tanya MinSie
  • Kontak
  • cloud-1cloud-1
    cloud-1cloud-1
    Featured image
    Kategori Article/ Event:

    Kanker Serviks Menempati Urutan ke 2 di Indonesia, Cegah dan Kenali Penyebabnya

    Kanker Serviks Menempati Urutan ke 2 di Indonesia, Cegah dan Kenali Penyebabnya

    Kanker serviks adalah jenis kanker yang paling banyak dialami wanita Indonesia, menempati urutan kedua setelah kanker payudara. Penyebab utama kanker ini adalah infeksi human papillomavirus (HPV), yang memerlukan waktu 15 hingga 20 tahun untuk berkembang menjadi kanker pada wanita dengan sistem kekebalan tubuh normal. 

    Meskipun proses perkembangannya lambat, angka kejadian kanker serviks di Indonesia tetap tinggi. Berdasarkan data dari GLOBOCAN 2020, lebih dari 36.000 kasus baru kanker serviks terdiagnosis setiap tahun, menjadikannya penyebab utama kematian akibat kanker pada wanita Indonesia. 

    Dalam artikel ini, kami akan mengupas tuntas tentang kanker serviks, termasuk penyebab, jenis, dan cara pencegahannya agar Anda lebih waspada dan dapat menjaga kesehatan dengan baik.

    Apa Itu Kanker Serviks?

    Kanker serviks adalah jenis kanker yang berkembang pada serviks atau leher rahim, bagian bawah dari rahim yang terhubung dengan vagina. Kanker ini sering kali dimulai dengan perubahan abnormal pada sel-sel serviks yang bisa berkembang menjadi kanker jika tidak ditangani. Salah satu faktor utama yang menyebabkan perubahan sel-sel serviks adalah infeksi Human Papillomavirus (HPV), virus yang sangat umum dan dapat menular melalui hubungan seksual.

    Jenis-Jenis Kanker Serviks

    Ada dua jenis utama kanker serviks:

    1. Kanker Serviks Squamous Cell Carcinoma

    Jenis kanker serviks yang paling umum, berasal dari sel-sel epitel yang melapisi serviks.

    2. Adenocarcinoma

    Jenis kanker serviks yang lebih jarang, berasal dari sel kelenjar yang ada di serviks. Meski lebih jarang, jenis kanker ini juga cukup berbahaya dan bisa berkembang dengan cepat.

    Penyebab Kanker Serviks

    Sebagian besar kasus kanker serviks disebabkan oleh infeksi HPV. Namun, ada beberapa faktor lain yang juga dapat meningkatkan risiko terkena kanker serviks, antara lain:

    • Infeksi HPV

    Virus ini merupakan penyebab utama kanker serviks, meskipun sebagian besar infeksi HPV tidak menyebabkan kanker.

    • Merokok

    Wanita yang merokok memiliki risiko lebih tinggi untuk terkena kanker serviks, terutama jika terinfeksi HPV.

    • Sistem Kekebalan Tubuh yang Lemah

    Wanita dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, misalnya akibat HIV atau penggunaan obat imunosupresif, memiliki risiko lebih tinggi.

    • Hubungan Seksual pada Usia Muda

    Terlalu cepat berhubungan seksual atau memiliki banyak pasangan seksual dapat meningkatkan risiko terpapar HPV.

    Angka Harapan Hidup pada Penderita Kanker Serviks

    Angka harapan hidup pada penderita kanker serviks tergantung pada stadium kanker yang dialaminya. Angka harapan hidup ini menggambarkan persentase penderita yang masih hidup 5 tahun setelah didiagnosis menderita kanker serviks. Berikut adalah angka harapan hidup berdasarkan stadium kanker serviks:

    • Stadium 1: 90% atau lebih
    • Stadium 2: 60–80%
    • Stadium 3: 50%
    • Stadium 4: ≤30%

    Angka harapan hidup ini menunjukkan betapa pentingnya deteksi dini dan penanganan yang cepat. Semakin awal kanker serviks terdeteksi, semakin besar peluang untuk sembuh.

    Pencegahan Kanker Serviks

    Pencegahan adalah kunci untuk menghindari kanker serviks. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat kamu lakukan untuk mengurangi risiko kanker serviks:

    1. Vaksinasi HPV

    Vaksinasi HPV dapat melindungi kamu dari jenis HPV yang paling berisiko menyebabkan kanker serviks. Vaksin ini sangat dianjurkan untuk wanita yang belum terinfeksi HPV, terutama sebelum mereka aktif secara seksual.

    2. Pemeriksaan Pap Smear Rutin

    Melakukan pap smear secara rutin dapat mendeteksi perubahan sel di serviks sejak dini dan mencegah berkembangnya kanker serviks. Pastikan kamu melakukan pemeriksaan ini setidaknya sekali dalam tiga tahun setelah aktif secara seksual.

    3. Hindari Merokok

    Merokok dapat memperburuk infeksi HPV dan meningkatkan risiko kanker serviks. Menghindari merokok atau berhenti merokok dapat membantu mengurangi risiko tersebut.

    4. Menjaga Kesehatan Seksual

    Menggunakan kondom saat berhubungan seksual dan membatasi jumlah pasangan seksual dapat membantu mengurangi risiko tertular HPV.

    Jaga Kesehatan Organ Reproduksimu dengan Pembalut Hers Protex Naturals Daun Sirih

    Penting untuk menjaga kebersihan dan kesehatan area intim sebagai bagian dari pencegahan kanker serviks. Salah satu produk yang bisa membantu adalah Hers Protex Naturals Daun Sirih. Pembalut ini terbuat dari bahan alami daun sirih yang dikenal memiliki sifat antibakteri dan dapat menjaga keseimbangan pH di area intim, sehingga mendukung kesehatan reproduksi wanita.

    Kanker serviks memang menakutkan, tetapi dengan langkah pencegahan yang tepat, kita dapat menghindarinya. Vaksinasi HPV, pemeriksaan rutin seperti pap smear, serta menjaga kebersihan area intim adalah cara-cara efektif untuk melindungi diri. Jangan lupa, dengan menggunakan produk yang mendukung kesehatan organ reproduksimu, seperti Pembalut Hers Protex Naturals Daun Sirih, kamu bisa menjaga kesehatanmu dengan lebih maksimal.

    Ayo, mulai lebih peduli dengan kesehatan organ reproduksimu sekarang juga, Bestie!

    Sumber:

    Artikel World Health Organization. The Global Cancer Observatory. Diakses Desember 2024.

    Artikel Mayo Clinic .Diseases & Conditions. Cervical Cancer. Diakses Desember 2024.

    Artikel American Cancer Society . Survival Rates for Cervical Cancer. Diakses Desember 2024.

    i