




- Tips Mengatasi Nyeri Haid Saat Mudik
- 1. Pilih Posisi Duduk yang Nyaman
- 2. Jangan Lupa Minum Air Putih
- 3. Konsumsi Makanan Sehat dan Hindari Makanan yang Memicu Kembung
- 4. Bawa Obat Pereda Nyeri jika Dibutuhkan
- 5. Gunakan Pakaian yang Nyaman
- 6. Lakukan Peregangan Ringan
- 7. Kompres Hangat di Perut
- 8. Istirahat yang Cukup
- 9. Gunakan Teknik Relaksasi
- 10. Siapkan Pembalut yang Nyaman dan Aman
Persiapan saat Merasakan Nyeri Haid saat Mudik, Catat ya Bestie
Persiapan saat Merasakan Nyeri Haid saat Mudik, Catat ya Bestie
Mudik memang momen yang ditunggu-tunggu, tapi kalau nyeri haid tiba-tiba datang di tengah perjalanan, rasanya jadi nggak nyaman banget. Apalagi kalau harus duduk lama di kendaraan atau menghadapi macet panjang. Tenang, bestie! Ada beberapa cara yang bisa kamu coba biar tetap nyaman selama perjalanan mudik meski sedang haid.
Tips Mengatasi Nyeri Haid Saat Mudik
1. Pilih Posisi Duduk yang Nyaman
Duduk dalam waktu lama bisa memperparah nyeri haid. Kalau kamu naik mobil atau bus, usahakan duduk dengan posisi yang nyaman dan gunakan bantal kecil untuk menyangga punggung bagian bawah agar otot lebih rileks.
2. Jangan Lupa Minum Air Putih
Dehidrasi bisa bikin tubuh makin lemas dan nyeri haid terasa lebih parah. Bawa selalu botol air minum dan pastikan kamu cukup terhidrasi selama perjalanan, ya!
3. Konsumsi Makanan Sehat dan Hindari Makanan yang Memicu Kembung
Pilih makanan yang mudah dicerna seperti buah, sayur, dan camilan sehat. Hindari makanan tinggi garam dan kafein karena bisa menyebabkan perut kembung, yang makin bikin nggak nyaman saat haid.
4. Bawa Obat Pereda Nyeri jika Dibutuhkan
Kalau nyeri haidmu cukup intens, nggak ada salahnya membawa obat pereda nyeri seperti ibuprofen atau paracetamol. Pastikan kamu sudah berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsinya.
5. Gunakan Pakaian yang Nyaman
Hindari pakaian yang terlalu ketat di area perut karena bisa membuat nyeri semakin terasa. Pilih pakaian longgar dan berbahan lembut agar lebih nyaman selama perjalanan.
6. Lakukan Peregangan Ringan
Meski duduk dalam kendaraan, kamu tetap bisa melakukan peregangan ringan untuk membantu melancarkan peredaran darah dan mengurangi kram haid.
7. Kompres Hangat di Perut
Jika memungkinkan, bawa botol air hangat atau plester kompres panas yang bisa membantu meredakan nyeri haid. Tempelkan di area perut bagian bawah untuk efek menenangkan.
8. Istirahat yang Cukup
Kurang tidur bisa memperparah nyeri haid, lho! Jika memungkinkan, manfaatkan waktu perjalanan untuk tidur atau sekadar memejamkan mata agar tubuh tetap segar.
9. Gunakan Teknik Relaksasi
Tarik napas dalam-dalam, meditasi ringan, atau mendengarkan musik yang menenangkan bisa membantu mengalihkan perhatian dari nyeri haid dan membuat perjalanan lebih nyaman.
10. Siapkan Pembalut yang Nyaman dan Aman
Nyaman saat haid juga dipengaruhi oleh pembalut yang kamu gunakan. Pilih pembalut yang memiliki daya serap baik, tidak mudah bocor, dan tetap nyaman meski dipakai dalam waktu lama.
Nyeri haid saat mudik pasti bikin perjalanan terasa lebih melelahkan, tapi jangan khawatir ya Bestie dengan persiapan yang tepat, kamu tetap bisa menikmati perjalanan tanpa terganggu. Mulai dari menjaga pola makan, memilih posisi duduk yang nyaman, hingga membawa peralatan yang bisa meredakan nyeri.
Selain itu, satu hal ini jangan sampai terlupa kamu bawa saat mudik, ya! Karena dia bisa jadi sahabat yang menyamankan perjalananmu, apalagi kalau bukan Hers Protex Maxi Wing yang bisa jadi pilihan pas untukmu! Dengan daya serap tinggi dan permukaan lebih kering sehingga 2x anti bocor, Hers Protex Maxi Wing bisa memberikan perlindungan ekstra selama perjalanan panjang, sehingga kamu tetap nyaman dan bebas bergerak.
Jangan lupa juga, jaga kesehatan tubuhmu selama haid, bestie! Dengan persiapan yang baik, dan badan yang fit perjalanan mudik tetap bisa menyenangkan meski sedang haid.
Sumber:
Artikel Ovum Hospitals. Dealing with Period Pain While Traveling. Diakses Maret 2025.
Artikel Contiki. Fortis Healthcare. Managing Menstruation While Business Travel Tips Working Women. Diakses Maret 2025.

